Jangan Depresi Ada Tuhan 1 Raja-raja 19:1-8

Teks 1 Raja-raja 19:1-8 menceritakan nabi Elia yang sedang patah semanga sehingga keluar perkataan dari mulutnya yang mengatakan " cukuplah itu sekarang ambillah nyawaku" padahal kalau kita melihat ayat-ayat sebelumnya ada banyak kemenangan yang dialaminya oleh karena penyertaan Tuhan. Seperti: Tuhan memelihara hidupnya disaat musim kemarau melalui janda di Sarfat ( I Raja-raja 17:6-16), mengadakan mukjizat dengan menghidupkan anak janda di Sarfat ( 1 Raja-raja 17:17-24). menang membunuh nabi-nabi palsu sebanyak 450 nabi palsu ( 1 Raja-raja 18:25-40). Berdoa agar hujan turun ( 1 Raja-raja 18:41-46). Melihat hal diatas maka sesungguhnya nabi Elia tidak seharusnya gelisah, patah semangat, atau depresi. Tetapi yang membuat nabi Elia depresi adalah sebenarnya adanya sebuah kejenuhan, nabi Elia telah menaklukkan tantangan namun ia merasa tantangan itu terus berlanjut. Ketika ia mendengar Izebel sangat marah atas dibunuhnya nabi-nabi palsunya maka ia menjadi takut dan masuk kedalam gua seorang diri. siapakah Izebel? ia adalah istri Ahab, tokoh wanita yang paling jahat didalam Alkitab. Ia banyak memberi pengaruh terhadap terhadap suaminya yang sebagai raja, malah Izebellah yang lebih banyak memberi putusan, raja Ahab telah menjadi bonekanya, dan raja Ahab juga menyimpang dari Tuhan dan beralih ke berhala karena Izebel.  Belajar dari nabi Elia kita sadar bahwa semua orang bisa takut dan gentar saat menghadapi masalah, tidak terkecuali hamba Tuhan sekalipun. Tetapi janganlah depresi kita punya Tuhan yang besar. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar kita tidak mudah menjadi depresi:
1. Jangan merasa sendiri ( Elia merasa sendiri ayat 10), padahal di ayat 18, Tuhan menyatakan ada 7000 orang lagi yang setia kepada Tuhan. bukankah kita juga sering demikian,kita merasa hanya kitalah yang mengalami sakit ini, penderitaan ini, paling dikecewakan, bahkan cenderung melebih-lebihkan
2. Jangan melupakan kebaikan Tuhan ( Elia telah banyak melewati tantangan dan masalah besar karena pertolongan Tuhan) jadi kenapa meragukan Tuhan?  coba kita ingan sejak lahir sampai sekarang sudah berapa kali Tuhan tolong kita, selamatkan kita. Mengapa kita meragukannya hari ini? jangan lupakan bahwa Allah yang sama akan menolong kita hari ini esok dan selamanya.
3. Jangan berpikir negatif  ( Elia merasa usahanya sia-sia, ini terlihat dari ucapannya, aku tidak lebih baik dari nenek moyangku, ayat 4). Hanya karena masalah yang baru kita merasa usaha kita selama ini tidak ada  gunanya tau terbuang sia-sia.
4. Tetap beriman masa depan ada ( ayat 7, bangunlah, makanlah kalau tidak nanti  perjalanannmu terlalu jauh) seringkali masalah membuat kita berlarut-larut dalam kesedihan dan kita tidak memperhatikan fisik. Tuhan mengatakan makanlah supaya ada kekutan menempuh perjalanan di depan. berarti Tuhan mengatakan kamu harus bangun supaya kamu bisa meraih apa yang didepan. kegagalan sering membuat kita frustasi sehingga kita merasa bahwa semua jalan sudah buntu. ingatlah ada Tuhan, berarti masa depan tetap ada.
                     memang ada waktunya kita tidak dapat melihat hal yang baik karena mata kita ditutupi masalah yang besar, tetapi tempatkanlah Tuhan di depan, tetap fokus pada Tuhan, maka semua akan berjalan dengan baik


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang menembus batas status

Sederhana tapi wawwwww,,, Lukas 2:8-20