Iman yang menembus batas status

Matius 15:28

ketika salah satu anggota keluarga mengalami kelemahan tubuh, sakit penyakit sudah pasti yang paling kuatir adalah orangtua khususnya seorang ibu. berusaha meminta bantuan kemana saja apalagi bila anaknya mengalami kerasukan atau penyakit yang kurang normal. bisa jadi saat obat dokter dan tradisional sudah tidak bermamfaat mungkin usaha terakhir adalah pergi ke orang pintar (dukun) tetapi dalam teks kita hari ini berbicara tentang seorang ibu yang datang kepada Yesus untuk memohon kesembuhan anaknya. hal yang menariknya, ia memiliki keyakinan bahwa Yesus akan menyembuhkannya walaupun ia tahu Yesus sendiri adalah orang Yahudi sedangkan ibu ini adalah orang Kanaan bangsa kafir yang tidak percaya Yesus. orang Yahudi kita kenal sebagai umat pilihan Tuhan atau bangsa yang istimewa, bangsa pemilik janji Allah, sebagaimana Allah berjanji pada nenek moyang mereka Abraham-Ishak-Yakub. sebagai umat pilihan Allah mereka sangat bangga dengan status itu dan mereka juga menganggap diri paling suci, lebih baik dari bangsa lain. sehingga diluar Yahudi mereka menyebut atau menganggap kafir dan menyamakan dengan anjing yang najis ( Matius 7:6, 2 Petrus 2:2, 1 Samuel 17:43). beberapa teks diatas mengarah pada makna yang negatif . pada ayat 26 " Tidak patut  mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak  dan melemparkannya kepada anjing". mengapa Tuhan memakai kata anjing, ditujukan kepada siapa? secara logika berarti Tuhan menyamakan bahwa perempuan itu sama dengan anjing. najis? dan siapa saja yang disetarakan dengan anjing pastilah sakit hati. tetapi hal ini dinyatakan Yesus secara langsung untuk mengingatkan status perempuan ini sebagai bagian dari bangsa kafir yang tidak mengenal  Allah dan berhubung ia ada dirumah orang Yahudi, maka ia memakai kata Anjing  yang konotasinya jelek. Tetapi ternyata bagi sebagian  orang penyebutan Anjing tidak selalu pada makna yang jelek. karena bagi orang Yunani Anjing dibagi menjadi 2 sebutan: anjing liar ( yang tinggal diluar rumah, dihutan, berkeliaran, tidak ada yang pelihara dan bisa jadi buas) . yang kedua anjing kesayangan ( dipelihara tuannya dengan baik, dikasihi dan menjadi binatang kesayangan). Tetapi Tuhan datang hanya untuk orang Yahudi, maka ia hanya melayani orang Yahudi sedangkan orang diluar Yahudi akan dilayani setelah semua orang Yahudi kenyang (diberkati) sama seperti anjing akan selalu belakangan makan, setelah tuan dan semua penghuni rumah kenyang maka sisanya akan diberi ke anjing. mendengar hal ini ternyata iman sang perempuan tidak menciut atau patah semangat, dan walaupun itu merupakan penolakan yang keras, tetapi perempuan itu semakin mendekat dan berkata  " anjing itu makan remah yang jatuh dari meja tuannya. si perempuan sadar bahwa dirinya di pandang rendah dan disejajarkan dengan anjing, ini seharusnya melukai harga dirinya. namun karena ia memiliki iman yang kuat bahwa hanya mendapat remah-remah roti yang jatuh dari meja tuannya mampu menyembuhkan anaknya ia dengan keberanian datang kepada Tuhan. Yesus kagum dengan keberaniannya bahkan mau merendahkan dirinya serendah-rendahnya hanya untuk mendapat berkat Tuhan. setiap kita memiliki status  masing-masing, semakin tinggi status sosialnya semakin tinggi pula derajatnya bahkan dibeberapa suku ada yang masih memiliki status hamba dan tuan, kasta tinggi atau rendah, ningrat atau tidak. status sperti ini mengangkat derajat kita, tetapi didalam Yesus status sperti ini tidak penting. iman perempuan ini telah mengalahkan status umat pilihanya ( Yahudi) dengan iman yang ia miliki. maka dari teks ini ada 3 hal penting yang bisa kita pelajari: 1. secara biologis, silsilah kita bukan bangsa Israel pemilik janji, tapi bukan berarti kita tidak layak menerima keslamatan yang dari Yesus. Roma 1:16 mengatakan pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. maka kita juga layak menerima janji keslamatan itu asal kita beriman. 2.teks ini  mengajarkan kita untuk merendahkan diri dibawah kaki Yesus bahkan kalau penting kita butuh merangkak. 3. belajar merendahkan diri seperti perempuan kanaan ini, tinggalkan status kebanggaanmu  saat menghadap Tuhan.
                                                         Tuhan Memberkati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Depresi Ada Tuhan 1 Raja-raja 19:1-8

Sederhana tapi wawwwww,,, Lukas 2:8-20