Postingan

Bangkit bersama Kristus Lukas 24:13-35

Gambar
 Pendahuluan. Yesus Kristus sudah bangkit  ( apakah kita meyakini, Ia sudah bangkit) kalau kita meyakini penuh maka seharusya memiliki pengharapan. sebab kebangkitannya membuktikan Ia hidup, maka kita pun bangkit bersama Kristus, bangkit dalam segala hal.  Penjelasan Alkitab.  Kematian Yesus Kristus membawa luka yang dalam bagi murid-muridnya serta sahabat-sahabatnya, bahkan bagi mereka yang mempunyai penghrapan kepada Yesus. tetapi karena ketidakberdayaan, mereka hanya pasrah menerima kenyataan bahwa kini Yesus tidak lagi bersama mereka. beberapa orang yang pernah melihat keajaiban perbuatan Yesus juga besar harapan mereka, bahwa Yesus datang untuk membebaskan mereka.  seperti teks kita  dalam Lukas 24:13-35, dikatakan ada dua orang yang sedang melakukan perjalanan menuju Emaus. dalam perjalanan itu mereka terlihat asyik mengobrol bukan bergosip tetapi bertukar pikiran karena mereka bingung dengan peristiwa kematian Yesusk Kristus.  tentang apa...
1.     Menjadi   Pemuda   yang Bertanggung jawab 1 Timotius 4:12 Ibadah Pemuda Pendahuluan: Menyebutkan Fakta/ kebiasaan/pandangan negative terhadap orang muda pada zaman sekarang.   pemuda seringkali dianggap kurang berhikmat/kurang bijaksana dala memimpin. dengan sikap yang belum stabil terburu-buru dan suka terpengaruh. Isi Kotbah : Dalam teks ini Paulus sedang menasehati Timotius dari penjara, karena Timotius adalah anak rohaninya dan sedang memimpin jemaat atau menjadi penatua diantara yang paling tua.   Sebagai seorang yang muda Timotius memiliki keraguan dan ketakutan sendiri, ditambah lagi kota Efesus merupakan pusat perniagaan dan pusat penyembahan berhala. Tetapi karena ia telah diberi tanggung jawab besar untuk melayani jemaat Efesus maka Timotius haruslah terlebih dahulu menjadi teladan. Teladan dalamhal: 1.     Perkataan: perkataan harus sesuai dengan tindakan 2.     Tingkah laku sehari-ha...

Sederhana tapi wawwwww,,, Lukas 2:8-20

Gambar
Lukas 2:8-20 thema: sederhana tapi waww Pendahuluan: Gembala-gembala biasanya dipandang rendah,  dan biasanya mereka adalah orang-orang upahan. mereka bertanggung jawab pada domba-dombanya, sehingga bila ada binatang buas yang menerkam maka tugas mereka adalah melindungi, baik bila jatuh ataupun tersesat. para gembala juga di pandang oleh karenanya mereka tidak diperbolehkan bersaksi di pengadilan. jadi mengapa Allah justru memakai para gembala? Isi Kotbah: Yesus Kristus datang dalam kesederhanaan, sangat sederhana dan sangat biasa. namun justru dalam kesederhanaannya telah mengerjakan keselamatan bagi kita semua. status sosial kita tidak menentukan tapi kualitas hidup kita yang menentukan. dari Teks firman Tuhan hari ini kita disadarkan bahwa: 1. Melalui para gembala Tuhan ingin menunjukkan bahwa ia peduli pada semua orang. 2.Para gembala biar pekerjaannya hina, tapi bertanggung jawab  ini terlihat dari respon;  respon pertama adalah takut, suatu hal yang bias...

menjaga kekudusan ditengah dunia yang tidak kudus " 2 Timotius 2:22

frasa" jauhilah nafsu orang muda" menimbulkan sebuah pertanyaan, mengapa? ada apa dengan nafsu orang muda? dan apakah nafsu itu? Nafsu adalah sebuah keinganan atau dorongan  hati yang kuat. karena nafsu orang muda adalah gairah yang paling kuat, yang seringkali tidak mempertimbangkan baik dan buruknya tindakan itu sehingga harus dituntaskan apapu caranya, sehingga menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun orang lain. nafsu disini sebenarnya tidak hanya tertuju pada nafsu "seks" tapi nafsu disini mencakup keseluruhan. keseluruhan tindakan yang yang tamak, yang menghambat pertumbuhan iman. Paulus ingin menasehatkan kepada anak rohaninya Timotius yang masih sangat muda agar tidak terpengaruh dengan nafsu dunia. karena ia sedang berhadapan dengan sebuah tugas berat yaitu mengembalakan jemaat yang marak dengan pengajaran sesat. meskipun ia masih muda Paulus memiliki pengharapan besar bagi Timotius sehingga ia harus tekun menasehati supaya ia menjaga kekudusan hidupny...

Komunitas yang saling menguatkan. kisah para rasul 4:41-47

Gambar
Pendahuluan: Jemaat mula-mula lahir dari pelayanan Petrus, ketika pencurahan Roh Kudus. sekita 3.000 orang bertobat dengan berbagai daerah masing-masing namun mereka memahami bahasa yang dipakai Petrus. pada saat mereka bertobat mereka kembali kedaerah masing-masing dan mereka membentuk jemaat mula-mula atau jemaat rumah. ketika  mereka percaya kuasa Kristus dan memberi diri dibabtisitu bukanlah hal yang mudah untuk diatasai atau dihadapi tetapi justru masalah baru datang. tetapi dalam persekutuan kecil itu mereka mampu berdiri kokoh dan menjadi saksi iman ditengah orang-orang yang belum percaya pada Kristus. isi. kita belajar dari keteguhan iman para jemaat mula-mula atau persekutuan yang baru menerima Kristus. ketika mereka dikucilkan, dianiaya dan tidak dianggap mereka tetap  bertahan.apa  yang menjadikan mereka bertahan? berikut inilah cara hidup mereka yang saling membangun dan menguatkan yang mungkin dapat kita pelajari dalam gereja kita maupun dalam persekut...

Iman yang menembus batas status

Matius 15:28 ketika salah satu anggota keluarga mengalami kelemahan tubuh, sakit penyakit sudah pasti yang paling kuatir adalah orangtua khususnya seorang ibu. berusaha meminta bantuan kemana saja apalagi bila anaknya mengalami kerasukan atau penyakit yang kurang normal. bisa jadi saat obat dokter dan tradisional sudah tidak bermamfaat mungkin usaha terakhir adalah pergi ke orang pintar (dukun) tetapi dalam teks kita hari ini berbicara tentang seorang ibu yang datang kepada Yesus untuk memohon kesembuhan anaknya. hal yang menariknya, ia memiliki keyakinan bahwa Yesus akan menyembuhkannya walaupun ia tahu Yesus sendiri adalah orang Yahudi sedangkan ibu ini adalah orang Kanaan bangsa kafir yang tidak percaya Yesus. orang Yahudi kita kenal sebagai umat pilihan Tuhan atau bangsa yang istimewa, bangsa pemilik janji Allah, sebagaimana Allah berjanji pada nenek moyang mereka Abraham-Ishak-Yakub. sebagai umat pilihan Allah mereka sangat bangga dengan status itu dan mereka juga menganggap di...

Jangan Depresi Ada Tuhan 1 Raja-raja 19:1-8

Teks 1 Raja-raja 19:1-8 menceritakan nabi Elia yang sedang patah semanga sehingga keluar perkataan dari mulutnya yang mengatakan " cukuplah itu sekarang ambillah nyawaku" padahal kalau kita melihat ayat-ayat sebelumnya ada banyak kemenangan yang dialaminya oleh karena penyertaan Tuhan. Seperti: Tuhan memelihara hidupnya disaat musim kemarau melalui janda di Sarfat ( I Raja-raja 17:6-16), mengadakan mukjizat dengan menghidupkan anak janda di Sarfat ( 1 Raja-raja 17:17-24). menang membunuh nabi-nabi palsu sebanyak 450 nabi palsu ( 1 Raja-raja 18:25-40). Berdoa agar hujan turun ( 1 Raja-raja 18:41-46). Melihat hal diatas maka sesungguhnya nabi Elia tidak seharusnya gelisah, patah semangat, atau depresi. Tetapi yang membuat nabi Elia depresi adalah sebenarnya adanya sebuah kejenuhan, nabi Elia telah menaklukkan tantangan namun ia merasa tantangan itu terus berlanjut. Ketika ia mendengar Izebel sangat marah atas dibunuhnya nabi-nabi palsunya maka ia menjadi takut dan masuk kedalam...